Ringkasan Singkat Renang Gaya Dada atau Katak Dan Sejarahnya


Sejarah
Manusia sebenarnya sudah dapat berenang sejak zaman prsejarah dengan gaya bebas, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu yang telah ditemukan di "gua perenang" berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Salah satunya manusia terdahulu sudah bisa melakukan Renang gaya dada, renang ini merupakan evolusi dari renang yang diciptakan oleh manusia terdahulu dan menurut para ahli gerakan renang gaya dada ini diperkirakan meniru gerakan berenang katak dengan bukti yang ditemukan di lukisan dinding yang di buat orang assyria dan lukisan relief yang ditemukan di babilonia, oleh karena itu renang gaya dada juga disebut renang gaya katak karena merupakan tiruan dari gerakan katak berenang.

Penjelasan
Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Gaya dada dilakukan dalam posisi terlungkup dalam air (dada nempel ke air), posisi tubuh stabil, lalu bergerak maju dengan gerakan tangan dan kaki secara serentak. Kedua kaki digerakkan dengan cara menendang-nendang ke luar air dan Kedua tangan lurus ke arah depan. Kedua tangan lalu dibuka ke posisi samping, ini bertujuan supaya badan lebih mudah dan cepat untuk melaju ke arah depan.

Menggunakan gaya dada saat berenang memungkinkan perenang dapat mengambil nafas saat mulut sedang berada di atas air setelah 2 – 4 kali gerakan tangan dan kaki. Namun gaya dada memiliki kecepatan paling lambat dibandingkan dengan teknik renang lainnya.

Ketika berenang menggunakan gaya dada, penting untuk memposisikan kepala dan badan dengan benar karena itu dapat membuat anda berenang lebih efisien serta melindungi leher dari cedera.
Sebelum mulai mencoba renang gaya dada, anda harus mengetahui dan menguasai tekniknya terlebih dahulu agar olahraga renang anda bisa berjalan dengan maksimal.
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Renang  Gaya dada termasuk dalam kategori renang yang mudah dan biasanya sering di ajarkan kepada pemula karena renang gaya dada ini sangat umum digunakan, karena nerupakan gaya dasar dalam berenang, lebih mudah untuk dipelajari. 

Gaya dada dapat memaksimalkan latihan otot bahu sehingga melenturkan semua otot yang ada dibahu menjadi lebih lebar dan tegap. dan gaya dada adalah gaya yang cukup populer dalam olahraga rekreasi berenang. Banyak perenang pemula menggunakan gaya dada dibanding gaya berenang lainnya.renang gaya dada ini juga  memiliki kelebihan yaitu mudahnya bernafas dan santai, hanya saja renang gaya dada ini juga memiliki kekurangan yaitu gaya renang paling lambat daya lajunya di antara gaya renang lainnya. 

Teknik renang gaya dada

Sebelum memulai renang gaya dada, pastikan kamu mengetahui dan menguasai tekniknya terlebih dahulu

Teman-teman bisa menggunakan teknik berikut untuk berlatih renang gaya dada :

1. Posisi Badan

latihan pertama pada renang gaya dada yaitu meluncur posisi badan dengan seluruh anggota badan rileks, badan harus horizontal, waktu meluncur posisi badan relatif di atas dengan posisi kepala kira-kira 80 % di dalam air dengan muka terangkat sedikit.

2. Mengapung dan Gerakan kaki

latihan ini cocok bagi yang tidak bisa berenang

Teknik dasar mengapung dan gerakan kaki

Sikap awal
1. Peganglah tepian kolam dengan kedua tangan
2. Tubuh dan kedua kaki lurus ke belakang rata dengan permukaan air. Kepala atau muka menghadap ke depan.
Gerakan
Gerakan kaki pada renang gaya dada dibagi menjadi dua, yaitu gerakan perkembangan dan gerakan tendangan. Cara melakukannya adalah sebagai berikut :

1. Dari posisi kedua kaki lurus kebelakang kemudian kedua kaki dibengkokkan pada panggul  dan lutut dengan kedua tumit berdekatan.
2. Sementara kedua tumit bergerak mendekati pantat, bengkokkan ujung kaki ke arah samping. Tumit dan berlahan-lahan lutut direnggangkan.
3. Setelah bengkok pada panggul dan lutut maksimal, mulailah gerakan tendangan
4. Pertama-tama dorongan tungkai ke belakang dimaksudkan hanya untuk menempatkan ujung ke posisi yang paling efektif untuk mendorong air ke belakang
5. Dorongan ke belakang dilakukan oleh kedua telapak kaki
6. Kaki didorong keluar dan kebelakang pada saat lutut diluruskan. Gerakan ini harus diluruskan. Gerakan ini harus dilakukan dengan cepat dan kuat.
7. Dorongan kebelakang dilakukan oleh telapak kaki
8. Kaki didorong keluar ke belakang pada saat lutut diluruskan
9. Gerakan berakhir dengan kedua tungkai diluruskan ke belakang

3. Gerakan Tangan

Latihan gerakan lengan renang gaya dada dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Dalam keadaan badan bungkuk berada di atas permukaan air, kedua tangan sejajar dengan bahu lurus ke depan dan seluruh jari-jari tangan rapat.
2. Muka berada dipermukaan air
3. Sambil menahan air, tarik kedua lengan ke arah samping bawah dengan siku lurus, kemudian pada saat siku di bawah dada, segera kedua siku dibengkokkan sehingga membentuk sudut kira-kira 45 derajat. Perlu diperhatikan pada saat menarik kedua lengan gerakannya seperti mendayung dan melampaui garis bahu.
4. Pada saat menarik kedua lengan, telapak tangan menghadap ke samping dan ketika akan membentuk sudut, kedua telapak tangan kembali menghadap ke bawah
5. Kemudian kedua tangan ditarik ke atas hingga di bawah dagu dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan ibu jari tengah rapat
6. Setelah lengan kembali di bawah dagu segera lengan kembali ke sikap permulaan
7. Latihan dilakukan dengan berulang ulang
8. Setelah latihan sambil jongkok atau membungkukkan badan di kolam yang dangkal telah dikuasai, latihan dilanjutkan di kolam yang sedang dibarengi dengan gerakan meluncur
teknik gerakan lengan pada renang gaya dada dapat dibagi menjadi dua, yaitu gerakan menarik dan gerakan istirahat. Gerakan menarik yaitu menarik kedua telapak tangan ke belakang dengan kekuatan sampai segaris dengan bahu dan posisi siku yang tinggi. Gerakan istirahat yaitu setelah telapak tangan dan kedua siku rapat di bawah dada, selanjutnya kedua tangan didorong lurus ke depan. Pada saat posisi lengan lurus kedepan horizontal, gerakan ini merupakan saat istirahat untuk lengan.

4. Pengambilan Napas

Teknik dasar gerakan pernapasan

Sikap awal
1. Berdiri di kolam dangkal, bungkukkan tubuh denga rata-rata air
2. Hadapkan muka ke depan, diantara kedua lengan yang diluruskan ke depan
Gerakan Pernapasan
1. Pengambilan napas dilakukan dengan mengangkat kepala ke atas sehingga mulut sejajar dengan permukaan air
2. Hal ini dimungkinkan karena waktunya bersamaan dengan saat kedua lengan menekan air ke bawah dan mendorong air ke dalam
3. Ketika tangan sudah sampai di bawah dagu dan akan diluruskan ke depan secara berlahan-lahan. Kepala diturunkan dan udara dihembuskan di dalam air.

5. Teknik Dasar Koordinasi Gerakan Renang Gaya Dada

Latihan koordinasi gerakan renang gaya dada dilakukan secara terpadu dari semua unsur yang ada pada renang gaya dada, yaitu mulai dari gerakan meluncur yang dilanjtkan dengan gerakan kaki, lengan, dan pernapasan secara seksama.  Yang terpenting dari latihan koordinasi antara gerakan kaki dan gerakan lengan. Gerakan kaki dan gerakan lengan adalah merupakan pengatur keseimbangan dan tenaga penggerak atau pendorong. Latihan koordinasi renang gaya dada harus dilakukan dengan teliti agar gerakan kontra atau tahanan air dapat diperkecil.

Bentuk-bentuk latihan koordinasi gerakan:

a. Latihan Satu Gerakan
Yaitu latihan membiasakan dan merasakan irama dan pola gerak tubuh. Latihan satu gerakan tangan dilanjutkan dengan satu gerakan kaki. Lakukan latihan hingga mampu mencapai 10 - 15 meter dengan irama koordinasi yang baik.

b. Dua gerakan tangan dengan satu gerakan kaki
Latihan ini dilakukan dengan intensif di dalam kolam sampai mampu berenang sejauh 15 meter dengan irama dan koordinasi yang baik. 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.