Pengertian Teks Negosiasi Beserta Contoh, Struktur, Tujuan, Ciri-ciri, Unsur Pembangun dan Kaidah Kebahasaan

Pernahkah kamu melakukan negosiasi dengan orang tuamu agar dibelikan suatu barang? Untuk dapat meyakinkan orang tuamu, kamu akan mengajukan alasan yang mendukung permintaan tersebut dan begitu pun orang tuamu yang akan memberikan syarat-syarat tertentu untuk mengabulkan permintaanmu. Kegiatan itulah yang disebut dengan negosiasi.

Pengertian Negosiasi
Negosiasi ialah proses tawar-menawar dengan cara berunding guna mencapai kesepakatan bersama di antara kedua belah pihak.

Pengertian Teks Negosiasi
Teks Negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial yang digunakan untuk menyesuaikan perbedaan kepentingan sehingga dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Penjelasan Teks Negosiasi
Bentuk mempunya arti gambaran, interaksi mempunyai arti hubungan dan sosial mempunyai arti berkomunikasi. Sehingga  bentuk interaksi sosial adalah gambaran suatu komunikasi di antara individu. Jadi teks negosiasi adalah gambaran suatu komunikasi di antara individu yang digunakan untuk menyesuaikan perbedaan kepenting sehingga dapat diterima oleh individu itu sendiri.

Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi :
  1. Beragumen berdasarkan fakta yang kuat.
  2. Menggunakan bahasa yang sopan dan santun.
  3. Tidak menyela argumen pihak lain.
  4. Pernyataan disertai dengan alasan yang masuk akal.
  5. Menyampaikan argumen singkat, padat dan jelas dalam satu waktu.
  6. Saling Menguntungkan di antara kedua belah pihak.
  7. Mengajukan alasan ketidaksetujuan atau kesetujuan.
  8. Tanyakan alasan, mengapa disetujui dan tidak disetujui.
  9. Ulas dan jabarkan kembali pokok masalah jika belum mencapai kesepakatan.

Berikut adalah Tujuan Negosiasi:
  1. Mengatasi dan menyesuaikan perbedaan kepentingan.
  2. Untuk memperoleh keuntungan dari pihak lain dan tidak dapat dipaksakan.
  3. Mencapai kesepakatan yang diterima oleh kedua belah pihak untuk melakukan transaksi.
  4. Untuk menyelesaikan perselisiahan pendapat.

Unsur Pembangun Teks Negosiasi:
  1. Partisipan.
  2. Perbedaan kepentingan dari kedua belah pihak.
  3. Ada pengajuan dan penawaran.
  4. Persetujuan dan kesepakatan.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi:
  1. Terjadi sebuah dialog.
  2. Adanya proses tawar-menawar.
  3. Adanya kesetujuan di antara kedua belah pihak.
  4. Adanya ketidaksetujuan di antara kedua belah pihak.
  5. terdapat kalimat bujukan(persuasif).
  6. Didalamnya mengandung konflik.

Struktur Teks Negosiasi:
  1. Orientasi.
  2. Pengajuan.
  3. Penawaran.
  4. Persetujuan.

 Contoh Tek Negosiasi:
Pembeli  :  “Harga topi ini berapa, mas ?”
Penjual   :  “Murah, lima puluh ribu, kak”
Orientasi
Pembeli  :  “Boleh kurangin harganya ?”
Pengajuan
Penjual   :  “Jangan kak, topinya barang import, kualitas super”
Penawaran
Pembeli  :  “Saya tau, mas, ini saya mau beli tiga. Empat puluh ribu ya ?
Pengajuan
Penjual   :  “Belum boleh, kak. Begini saja, tiga topi saya hargai   135 ribu, mau ?”
Penawaran
Pembeli  :  “Iya, mas. Tapi topinya cari yang ukuran besar”
Pengajuan
Penjual   :  “Boleh, kak. Ini saya lagi cari yang ukuran besar”
Pembeli  :  “baiklah, saya akan bayar tiga topi itu”
Persetujuan
Dalam contoh negosiasi di atas, proses pengajuan dan penawaran terjadi lebih dari satu kali hingga tercapai kesepakatan pada akhir dialog.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.